1.13.2011

Obech Rafting


Fenomena wisata arung jeram (rafting) semakin hari menjadi sebuah gaya hidup (life style) bagi kebanyakan masyarakat Indonesia khususnya yang berdiam diri di daerah perkotaan.

Kegiatan rafting atau arung jeram sudah bukan menjadi kegiatan yang khusus sebagian kelompok saja, akan tetapi sekarang telah menjadi hiburan bagi semua orang baik tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki atau perempuan.

Akan tetapi beberapa tempat wisata arung jeram, khususnya di wilayah Jawa Timur letaknya lumayan jauh dari kota-kota besar di wilayah Jawa Timur.

Oleh karena itu, mulai tanggal 01 Maret 2010, telah hadir pendatang baru dalam dunia wisata rafting di Jawa Timur, yaitu OBECH Wilderness Experience (dibaca : Obek).

Jika dilihat dari namanya OBECH Wilderness Experience memang baru, akan tetapi sebenarnya aktor-aktor yang berada di balik nama OBECH Wilderness Experience adalah para pemain lama yang sudah berpengalaman di dunia wisata rafting.

OBECH Wilderness Experience beroperasional di Sungai Kromong dan ber-basecamp di Kawasan wisata alam Bandulan Pacet, Mojokerto, OBECH Wilderness Experience hadir untuk para masyarakat yang ingin ber-rafting ria tanpa harus melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya hanya untuk merasakan wisata rafting.

Dengan berdiri di areal basecamp seluas 2 hektar, OBECH Wilderness Experience juga telah dilengkapi camping ground area lengkap dengan perlngkapan tenda, kamar ganti/kamar mandi yang representatif, pendopo, serta outbound area lengkap dengan fasilitas wahana outbound untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Selain itu beberapa program kegiatan yang di tawarkan sebagian besar berbasis pada alam bebas, oleh karena itu OBECH Wilderness Experience memang sangat cocok bagi anada yang ingin mendapatkan pengalaman di alam liar sekitar Pacet, Mojokerto.

Informasi dan pemesanan silahkan hubungi:

“Ruri” :

0321 7287825

081 332925657

1.12.2011

Rafting Pacet Obech


Fenomena wisata arung jeram (rafting) semakin hari menjadi sebuah gaya hidup (life style) bagi kebanyakan masyarakat Indonesia khususnya yang berdiam diri di daerah perkotaan.

Kegiatan rafting atau arung jeram sudah bukan menjadi kegiatan yang khusus sebagian kelompok saja, akan tetapi sekarang telah menjadi hiburan bagi semua orang baik tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki atau perempuan.

Akan tetapi beberapa tempat wisata arung jeram, khususnya di wilayah Jawa Timur letaknya lumayan jauh dari kota-kota besar di wilayah Jawa Timur.

Oleh karena itu, mulai tanggal 01 Maret 2010, telah hadir pendatang baru dalam dunia wisata rafting di Jawa Timur, yaitu OBECH Wilderness Experience (dibaca : Obek).

Jika dilihat dari namanya OBECH Wilderness Experience memang baru, akan tetapi sebenarnya aktor-aktor yang berada di balik nama OBECH Wilderness Experience adalah para pemain lama yang sudah berpengalaman di dunia wisata rafting.

OBECH Wilderness Experience beroperasional di Sungai Kromong dan ber-basecamp di Kawasan wisata alam Bandulan Pacet, Mojokerto, OBECH Wilderness Experience hadir untuk para masyarakat yang ingin ber-rafting ria tanpa harus melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya hanya untuk merasakan wisata rafting.

Dengan berdiri di areal basecamp seluas 2 hektar, OBECH Wilderness Experience juga telah dilengkapi camping ground area lengkap dengan perlngkapan tenda, kamar ganti/kamar mandi yang representatif, pendopo, serta outbound area lengkap dengan fasilitas wahana outbound untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Selain itu beberapa program kegiatan yang di tawarkan sebagian besar berbasis pada alam bebas, oleh karena itu OBECH Wilderness Experience memang sangat cocok bagi anada yang ingin mendapatkan pengalaman di alam liar sekitar Pacet, Mojokerto.

Informasi dan pemesanan silahkan hubungi "Ruri" : 0321 7287825, 081 332925657

12.22.2008

Outbound yang Baik Harus Menghasilkan Peak Adventure

Program pengembangan dan pelatihan yang dilakukan di luar ruangan, atau biasa disebut outbound hanya akan efektif bila dilaksanakan dengan baik, yakni mampu memberikan peak adventure bagi para partisipannya.

Demikian ditegaskan oleh pendiri dan CEO Outward Bound Indonesia Djoko Kusumowidagdo dalam Forum Kajian Manajemen bertajuk "The Next Competency Assessment & Development: Using Outdoor Activities as a Strategic Tool for CBHRM Implementation" di LPPM, Jakarta, Kamis (5/7/07).

Menurut Djoko, outdoor training bisa menjadi alat yang untuk mengembangkan kompetensi karyawan asalkan dikerjakan dengan benar, yakni berisi rangkaian program-program yang bagus.

"Outbound itu bukan main-main di lapangan. Outdoor education is education, bukan sekedar untuk fun. Program outbound yang bagus harus mencakup high impact activities," ujar Direktur Outward Bound International itu.

Kompetensi seseorang bisa ditingkatkan melalui pengembangan pengetahuan, skill dan sikap/karakter dari yang bersangkutan. Djoko mengatakan, outdoor training bertujuan menggali dan meningkatkan skill dan karakter/sikap individu.

"Itu perlu proses. Untuk hasil yang bagus, outbound itu minimal tiga hari, fasilitas harus memadai dan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. Dan, yang penting, fokus pada hasil, bukan pada aktivitasnya itu sendiri."

Keluar dari Comfort Zone

Djoko menambahkan, untuk bisa menghasilkan peak adventure, kegiatan-kegiatan dalam outbound harus bisa mengeluarkan partisipan dari comfort zone mereka. Tapi, diingatkan, peak adventure tiap-tiap orang berbeda sehingga instruktur tidak boleh memaksa peserta yang tidak berani melakukan kegiatan tertentu.

"Jangan memaksa, tapi instruktur bisa membantu dengan persuasi dan mendampingi peserta yang tidak berani," ujar dia seraya mengingatkan bahwa outbound pada dasarnya mempertemukan antara kompetensi dan risiko. "Jangan sampai risikonya terlalu tinggi sehingga malah menjadi missadventure."

"Peak adventure tercapai bila risiko dan kompetensi proporsional," tambah dia. Oleh karenanya, Djoko berpesan, mengingat makin menjamurnya penyelenggara outbound saat ini, perusahaan perlu hati-hati. "Pilihlah outbound provider yang reputasinya bagus, memiliki standar keamanan tinggi dan instruktur yang qualified."

Sumber: www.portalhr.com

12.09.2008

SMAK Cita Hati Surabaya "Leadership Camp"





Dengan tema "More than conquerors" sebanyak 87 Siswa dan Siswi SMAK Cita Hati Surabaya mengikuti "Leadership Camp" Tanggal 3-5 Desember 2008. Tiga Hari dua malam adalah suatu pengalaman yang unik, beda dan terasa berat pada hari pertama.
Keluar dari zona nyaman di Surabaya dan masuk ke Dunia "Zona Petualangan" adalah sebuah niat "Luar Biasa" yang ditunjukkan ke 87 Peserta dari SMAK Cita Hati Surabaya.

Menghadapi tantangan mencari jati diri, melatih kepemimpinan, kerjasama dan jadi refreshing adalah berbagai perasaan dan pengalaman yang didapatkan selama 3 hari 2 malam. Diluar kebiasaan dan BEDA dengan "Zona Nyaman" adalah tantangan tersendiri bagi seluruh peserta latih.

Tiga hari dua malam diselesaikan dengan Luar Biasa. Semoga menjadi awal mengahadapi tantangan berikutnya.

11.20.2008

Regent Secondary School of Singapore

Kerjasama SMAN 1 Mojoagung dengan Regent Scondary School of Singapore dengan Wonosalam Training Center "Leadership Camp Outbound Training"
From Out 08
From Out 08
From Out 08
From Out 08
From Out 08